Thursday, 18 August 2016

MEMANDIKAN KUCING

Tips Aman Memandikan Kucing Di Rumah


Kucing akan terlihat lebih menarik jika bulu-bulunya bersih dan rapih, namun jika kondisi bulu badan sudah kelihatan kotor dan kumal tentu sangat tidak enak untuk dipandang. Untuk mendapatkan bulu kucing selalu terlihat bersih tentu diperlukan perawatan khusus, salah satunya adalah memandikan kucing kesayangan anda.

cara-aman-memandikan-kucing_653245

Memandikan kucing memang bukan suatu hal yang bisa dianggap mudah, terutama bagi anda yang baru memelihara dan belum pernah melakukannya karena bisa membuat kucing menjadi stress bahkan juga bisa melukai badan anda dengan cakarannya. Namun hal tersebut tidak akan terjadi jika anda mengikuti beberapa panduan berikut:

Persiapan memandikan kucing


1. Memotong kuku
Pemotongan kuku sebelum memandikan kucing merupakan cara untuk mengurangi luka akibat cakaran. Lakukanlah pemotongan kuku beberapa jam sebelum proses memandikan, sehingga kucing sudah merasa lebih tenang setelah kuku-kukunya dipotong.

2. Merapihkan bulu

sikat-bulu-kucing_326544

Langkah berikutnya adalah merapihkan bulu kucing dengan menyisir atau menyikatnya. Cara ini untuk membantu menghilangkan kotoran dan merapihkan bulu yang kusut, menyikat bulu sebelum memandikan juga akan lebih mudah daripada dalam keadaan basah. Lakukan hal ini secara pelan-pelan sambil anda mengelus-elus kucing sehingga kucing tidak merasa kesakitan saat bulu-bulunya dirapihkan.

3. Memilih waktu yang tepat
Anda perlu memilih waktu yang tepat dimana kucing sudah benar-benar siap untuk mandi, karena jika kucing tidak dalam keadaan siap maka bisa menggigit, mencakar, atau bahkan melarikan diri.

Pilih waktu ketika kucing dalam keadaan tenang, biasanya setalah makan (baca juga artikel Tips Memilih Makan Kucing Yang Baik). Anda juga bisa mengajak bermain terlebih dahulu sampai kucing merasa kelelahan. Selain itu anda juga dapat melakukan hal berikut:
  • Taruh beberapa mainan kucing di bak mandi (belum di isi air) yang akan kita gunakan, kemudian tempatkan kucing didalamnya selama beberapa menit. Setelah itu angkat kucing terlebih dahulu, kemudian anda masukan beri air sedikit dibak mandi dan masukan kembali kucing anda. Cara ini akan membuat kucing anda tidak merasa panik/takut saat mulai dimandikan, karena sudah bisa beradaptasi dengan bak mandi yang berisi air.

Mempersiapkan kamar mandi


1. Menutup kamar mandi
Saat anda dan kucing sudah berada dalam kamar mandi, maka anda harus menutup pintu. Hal ini untuk menghindari kucing melarikan diri saat sedang dimandikan. Menutup pintu juga untuk menhindari amukan kucing dan merusak benda-benda didalam rumah jika dia melarikan diri karena ketakutan. Jika didalam kamar mandi terdapat tempat sampah, maka singkirkan terlebih dahulu. Langkah ini untuk mengantisipasi kucing yang bisa jadi lari-lari di dalam kamar mandi dan akan menuju ke tempat sampah.

2. Membuat bak mandi aman untuk kucing
Beri alas bak mandi dengan handuk atau karpet agar tidak licin saat kucing berdiri di dalamnya. 

3. Isi air hangat
Isi bak mandi dengan air yang hangat sebelum anda memasukan kucing kekamar mandi. Siapkan juga air hangat dalam wadah lainnya, misalnya ceret. Air ini berguna untuk membilas shampoo pada kucing.

masukan-kucing-dalam-bak-mandi

Jangan memandikan kucing langsung dari kran,  air deras yang keluar dari kran justru akan membuat kucing menjadi takut. Mandikanlah kucing dengan lembut dan menenangkan.

4. Gunakan pakaian pelindung

gunakan-sarung-tangan-dalam-memandikan

Untuk mengantisipasi dari cakaran kucing, ada baiknya anda menggunakan pakaian pelindung. Anda bisa memanfaatkan baju berlengan panjang yang sudah tidak terpakai dan gunakan juga sarung tangan.

Proses memandikan kucing

1. Kontrol kondisi kucing
Saat memandikan kucing, anda sebaiknya terus mengajak bicara dengan suara yang lembut. Terkandang kucing mencoba untuk keluar dari bak mandi, jika hal ini terjadi maka usahakan kedua kaki belakang tetap berpijak pada bak mandi. Pegang bagian tengkuk kucing dengan lembut agar tetap berada pada bak mandi. Namun bila merasa kesulitan maka anda harus mencari orang lain untuk membantu.

2. Lakukan bertahap
Lakukan pemandian tahap demi tahap agar kucing tidak memberontak. Mungkin bisa anda lakukan dengan membasahi kakinya terlebih dahulu kemudian berhenti. Kemudian bisa anda lakukan pembasahan kebagian lainnya.

Jangan gugup saat sedang memandikan kucing, karena kucing anda juga akan merespon dengan gugup juga. Lakukanlah secara tenang dan lembut saat sedang dalam proses memandikan kucing.

3. Cuci bulu kucing dengan shampoo

memberikan-shampo-kucing_326544

Gunakan shampoo yang memang dikhususkan untuk kucing. Cuci kucing anda dengan sedikit shampoo yang dicampur dengan air pada bagian leher, badan, kaki, perut, dan ekornya. Mulailah dari leher menuju bagian ekor dengan memijat secara lembut, sehingga kucing merasa tenang. Lakukan sama seperti anda mengelus atau membelai kucing.

4. Hindari shampoo pada bagian kepala
Bagian mata, hidung, mulut, dan telinga harus anda hindari terkena shampoo. Untuk meminimalkan air masuk kedalam telinga, anda bisa menutup dengan kapas yang berbahan lembut. Jangan lupa setelah selesai memandikan harus anda lepas kembali kapasnya. Penutupan telinga dengan kapas juga bisa membuat kucing lebih tenang karena tidak mendengar suara bising sekitarnya.

Jika anda memberikan shampoo anti kutu, maka hal pertama yang harus anda basahi terlebih dahulu adalah leher. Hal ini untuk menghindari kutu-kutu lari kebagian kepala, karena kutu akan mencari bagian yang kering.

5. Membilas shampoo
Bilas shampoo yang menempel pada kucing anda menggunakan air dari bak mandi. Kemudian kuras bak mandi dan isi kembali dengan air hangat untuk membilas kembali. Lakukan hal tersebut sampai tidak ada lagi shampoo yang menempel pada bulu-bulunya.

6. Membersihkan bagian wajah kucing
Untuk menghindari dari hal-hal yang beresiko, maka lebih baik pada bagian wajah cukup dibersihkan menggunakan lap basah. 

7. Perhatikan kucing anda 
Saat sedang memandikan kucing, sebaiknya anda juga memperhatikan tanda-tanda kucing yang sedang panik atau tertekan. Kucing yang sedang panik biasanya akan bersuara mendesis, menggeram, bersin, menangis, mengeong, dan terengah-engah. Jika kucing terlalu takut dengan apapun yang sedang anda lakukan, maka sebaiknya hentikan terlebih dahulu. Jangan meneruskan proses mandi karena akan membuat kucing menjadi stress atau bahkan anda bisa terluka.

Berikan rasa nyaman pada saat mandi, jangan melakukan sesuatu yang membuat kucing marah dan takut pada saat mandi di kemudian hari. Lebih baik melakukan secara perlahan-lahan, jika tidak bisa dimandikan saat ini bisa anda lakukan di lain harinya.

8. Gunakan kain basah
Jika memang kucing anda tidak mau mandi, maka sebagai gantinya adalah mengepel badan kucing dengan kain basah. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada bulu kucing.

Proses pengeringan bulu kucing

selimuti-kucing-dengan-handuk

  • Ambil handuk kering dan tekan dengan lembut ke badan kucing, kemudian selimuti kucing dengan dengan handuk dan gosok secara perlahan dan lembut seolah-olah anda sedang memijitnya. Saat handuk sudah terlalu basah, ganti dengan handuk lain yang kering. Lakukan hal ini sampai badan kucing sudah benar-benar terbebas dari air atau terlihat lembab. 
  • Pengeringan bulu. Kucing yang berambut pendek dapat mungkin bisa menyelesaikan pengeringan dengan hanya menduduki atau tiduran pada handuk yang kering. Sedangkan kucing yang berambut panjang seperti kucing jenis Persia, maka anda harus menyisir sampai bulu-bulunya benar-benar kering. Jika kucing tidak takut dengan pengering rambut, anda dapat menggunakannya namun di set terlebih dahulu pada kondisi hangat untuk mempercepat pengeringan rambut dari jarak yang sedikit jauh sambil menyisir bulu bagi kucing yang berbulu panjang.   
Beberapa langkah proses memandikan kucing diatas semoga bisa menambah pengetahuan bagi anda yang ingin memandikan kucing kesayangannya. Bagi yang tidak ingin repot lebih baik bawa kucing anda ke salon hewan yang anda percayai untuk memandikannya.

Sunday, 7 February 2016

FOR ADOPTED KUCING MAINE COON




bbm 53b5d500


JUAL KUCING HIMALAYA



JUAL KUCING HIMALAYA 
7 BULAN BETINA
BBM 53B5D500

Persiapan Kucing Melahirkan




Persiapan Kucing Melahirkan



mengelap kucing



Kucing akan melahirkan adalah hal yang selalu dinanti- nanti oleh pemilik kucing karena akan mendapatkan kucing-kucing baru yang lucu. Tentunya pengalaman pertama bagi anda yang baru akan membantu kucing kesayangan anda melahirkan. Anda tidak perlu panik. jangan pernah tinggalkan kucing anda di saat minggu-minggu menjelang kelahirannya, karena kucing kesayangan anda akan lebih membutuhkan ekstra perhatian. Kucing umumnya melahirkan setelah 65 hari hamil. Pada 2 minggu menjelang kelahiran kucing akan mencari tempat yang tersembunyi dan hangat untuk anak-anaknya nanti. Disini saya akan mencoba membantu anda.
Apa saja yg perlu disiapkan?
1. Siapkan gunting baru yang tajam dan benang
2. Handuk dan kain untuk alas
3. Obat betadine dan pipet atau alat hisap (bisa dibeli di apotik)
4. Box buah besar atau Kotak kardus besar yang sudah di potong setinggi satu jengkal.
5. Beberapa lembar Koran bekas dan tissue
6. Lampu 5 watt untuk penghangat
7. Pakan yang banyak , kuning telor ayam kampung dan Madu
Usahakan semua alat-alat tersebut di atas sudah di siapkan 1 minggu sebelum kelahiran. Pastikan semua nya sudah steril. Ketika saatnya kucing melahirkan anda jangan panik, buatlah kucing anda merasa nyaman karena dia tahu anda ada di dekatnya dan siap membantu. Biasanya jarak waktu kucing melahirkan bayi pertama dengan kelahiran bayi berikutnya sekitar ½ – 1jam atau lebih. Lama proses kelahiran sekitar 3-4 jam. Jadi anda harus sabar dan teruslah temani si manis sampai semua anaknya lahir. Siapkan box buah atau kotak kardus yang dalamnya sudah dialasi koran dan kain. Pada waktu anak kucing dilahirkan masih terbungkus selaput tipis, jadi tugas anda untuk melepasnya dengan cubitan kecil dan harus hati-hati. Lalu ambil dan pegang bayi kucing dalam posisi terbalik kepala dibawah dengan handuk, kemudian segera hisap lendir dalam hidung dan mulutnya menggunakan alat hisap atau anda gunakan mulut anda untuk hisap lendir pada hidung dan mulutnya (kalau anda tidak merasa jijik). Ikat tali pusarnya 4cm dengan benang, lalu potong pusarnya. Kemudian berikan obat betadine pada ujung pusar bekas potongan tadi, guna mencegah infeksi. Berikutnya bersihkan seluruh badannya menggunakan handuk yang lembut, lalu serahkan kembali pada induknya untuk disusui. Jangan lupa pasangkan lampu di atas kotak agar anak kucing anda selalu hangat. Berikan kuning telor ayam kampung 1x sehari selama 5hari berturut-turut pada indukan yang baru melahirkan, dan berikan juga madu pada indukan pasca melahirkan untuk kekuatan tubuhnya dan selalu sediakan pakan yang banyak, karena kucing akan lebih banyak makan ketika sedang menyusui.

Fakta Dan Informasi Sekitar Kehamilan Kucing

Fakta Dan Informasi Sekitar Kehamilan Kucing


Siklus reproduksi
Pada dasarnya kucing adalah hewan yang tidak mempunyai siklus reproduksi teratur seperti manusia atau hewan lain. Pada manusia,sapi, anjing  dan hewan lainnya, siklus reproduksi terjadi secara periodik dan teratur. Oleh karena itu anjing dan manusia rutin mengalami menstruasi.
Kemiripan lain anjing dan manusia dalam hal reproduksi adalah dalam hal pelepasan sel telur dari indung telur. Dalam bahasa kedokteran sering disebut  ovulasi.Pada manusia dan anjing ovulasi terjadi secara rutin dan spontan.
Kucing sedikit berbeda. Siklus reproduksi kucing tidak berlangsung teratur dalam periode tertentu. Tahap birahi/minta kawin (estrus) pada kucing dipengaruhi oleh berbagai hal. salah satunya adalah lama matahari bersinar dalam satu hari (day light time).
Di negara dengan empat musim, lama matahari bersinar berbeda antara musim panas dan musim dingin. Kucing biasanya minta kawin pada musim dimana matahari bersinar lebih lama.
Lain lagi dengan negara-negara tropis yang lamanya matahari bersinar relatif tidak berubah terlalu banyak. Di daerah tropis, siklus reproduksi kucing relatif lebih teratur dengan periode 1-1.3 bulan.
Lama kehamilan
Masa kebuntingan kucing bervariasi antara 59-70 hari, rata-rata 63-65 hari. Cara gampang mengingat adalah dengan membandingkan dengan manusia. Manusia hamil selama 9 bulan, sedangkan kucing 9 minggu.
Semakin awal anak kucing lahir, bobot lahir dan ketahanannya semakin kecil. Anak kucing yang lahir pada 59 hari masa  kebuntingan, memerlukan perhatian ekstra agar dapat hidup dan terus berkembang.
Anak kucing yang lahir pada hari ke 65-70 mempunyai bobot lahir yang lebih besar. Mereka cenderung lebih kuat dan agresif menyusu pada induknya.
Waktu kelahiran tergantung  pada interaksi induk dan anak kucing yang ada di rahim. Proses kelahiran dimulai dengan pelepasan beberapa hormon reproduksi dari anak. Induk kucing merespon dengan cara melepaskan hormon-hormon reproduksi lain yang banyak berperan dalam proses kelahiran.
Banyak bapak
Kucing adalah hewan superfekunditas. Artinya dari satu kelahiran, anak kucing bisa saja mempunyai bapak yang berbeda-beda.
Bila pada waktu birahi kucing dikawini oleh beberapa pejantan, pada saat kelahiran nanti, bisa saja masing-masing pejantan tersebut mempunyai anak.
Di keluarga kucing yang berukuran besar seperti singa, adalah hal biasa bila terjadi pembunuhan anak singa oleh pejantan dominan. Hal ini biasa terjadi pada saat seekor singa baru saja mengambil alih pimpinan kelompok. Singa baru tersebut akan berusaha membunuh semua anak singa dari pemimpin sebelumnya.
Resiko selama kehamilan
Periode kritis masa kemamilan terjadi selama tiga minggu pertama. Berbagai infeksi penyakit dan obat-obatan dapat mempengaruhi perkembangan janin. Contohnya jika induk kucing yang sedang hamil tersebut terekspos terhadap virus panleukopenia, anak kucing yang lahir biasanya mengalami kerusakan otak parah.
Begitu pula jika selama masa kehamilan, induk kucing divaksinasi. Perkembangan janin akan terganggu. Induk kucing harus divaksinasi sebelum masa kehamilan (sebelum kawin). Sehingga kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu meningkat dan sebagian dapat diturunkan kepada anaknya dalam bentuk kekebalan pasif.
Hormon kehamilan 
Selama kehamilan, produksi hormon progesteron dalam tubuh meningkat dengan tajam, mencapai puncaknya sekitar hari ke-35 setelah kawin. Pada saat inilah kucing menjadi lebih tenang dan perut mulai terlihat semakin besar.
Masa mengandung kucing berlangsung selama 59 - 70 hari. Beberapa hari terakhir sebelum lahir, induk menjadi gelisah dan mulai mencari tempat tenang untuk melahirkan. Induk kucing berusaha meningkatkan bau tubuhnya didaerah sekitar tempat melahirkan, untuk mempermudah anak-anaknya kembali setelah bermain disekitar sarang.
Seiring mendekatnya waktu kelahiran, nafsu makan induk kucing mulai hilang. Gelisah dan nafas mulai terengah-engah disertai kontraksi.

Mengawinkan Kucing

cara mengawinkan kucing persia
Dalam proses mengawinkan kucing persia atau istilah lainnya breeding atau matingmemang terkesan rumit, tetapi sebenarnya jika dicermati dengan baik maka akan terasa mudah. Yang paling penting adalah perhatikan kondisi kesehatan dan masa birahi kucing. Kucing yang sedang birahi belum tentu mau kawin. Banyak faktor yang mempengaruhi hal itu diantaranya mungkin faktor ketidak tertarikan kucing anda terhadap pasangan yang anda siapkan.
Sebelum mengawinkan kucing anda, ada baiknya kita membahas hal-hal di bawah ini.


Pra Perkawinan

Sebelum mengawinkan, lakukan pemeriksaan terutama pada kucing betina. Yang harus diberikan diantaranya vaksinasi yang bertujuan agar anak yang dilahirkan bisa mendapatkan nutrisi yang baik dari induk yang bebas penyakit. Diharapkan anak yang dilahirkannya nanti berperawakan gemuk, berbulu tebal, bebas dari bakteri, virus dan sehat.
Ditambah pemberian obat cacing yang bertujuan agar anak kucing nanti terhindar dari penyakit cacingan. Sebelum dikawinkan, anda semestinya sudah yakin dengan kondisi kesehatannya. Hal ini agar proses perkawianan dan persalinan lancar serta anak yang dilahirkan tidak mengalami masalah akibat tertular penyakit dari induknya.
Sedangkan kucing jantan hanya diperiksa seperti biasanya atau general checkup.

Masa birahi

Kenalilah masa birahi kucing anda. Ciri khas dari kucing betina yang sedang birahi antara lain akan memproduksi suara yang  berat dan keras. Perilakunya juga semakin galak meskipun porsi makannya akan berkurang.Hindarilah mengawinkan kucing betina anda bila usianya dibawah satu tahun. Pertama kali merasakan birahi biasanya saat berumur sekitar tujuh atau delapan bulan. Masa birahi ini dirasakan kucing betina selama sekitar tujuh sampai sepuluh hari. Siklus birahi akan berulang setelah satu, dua sampai tiga bulan.
Periksakan juga kesehatan rahimnya untuk menghindari pyometra yakni jenis infeksi uterus yang disebabkan oleh perubahan hormonal dan struktur pada dinding rahim. Ditambah juga diakibatkan oleh hormon progesteron yang menghasilkan lendir sehingga menutup leher rahim si kucing.  Hal ini dapat mengakibatkan tumbuhnya bakteri e-coli yang bermigrasi dari kemaluannya ke dalam rahim sehingga menyebabkan penundaan proses perkawinan sampai beberapa kali.
Sementara itu, jika anda memiliki kucing persia jantan, tanda masa birahinya terlihat dari produksi suara yang lebih berat. Selain itu ia juga jadi lebih suka mengeong dan sangat agresif terhadap kucing betina.

Proses Perkawinan

Inilah cara mengawinkan kucing persia :

Sebagai permulaan, pertemukan kucing jantan dan betina di suatu ruangan yang terdapat beberapa kamar agar mereka bisa leluasa berkenalan dan beristirahat. Jika mereka memang tertarik satu sama lain, mereka akan kawin lebih dari sekali dalam sehari. Jangan khawatir jika menempatkan mereka seperti ini karena mereka akan melepaskan lelah sendiri tanpa harus dipisahkan.
Jika tidak ada kendala berarti, maka proses perkawinan dapat berlangsung dan biasanya berjalan secara natural. Proses kawinnya dimulai dengan si pejantan mendekati betina lalu menciumi (maaf) kemaluan betina sambil mulai beranjak ke atas punggung betina sambil menggigit tengkuk betinanya. Saat berlangsung penetrasi, biasanya betina mengerang keras lalu berguling sambil menjilati kemaluannya.
Ada kalanya beberapa kendala dihadapi kucing yang sedang kawin seperti salah posisi seperti pinggul tidak diangkat, miring dan terlentang. Apabila hal ini terjadi maka anda dapat membantunya dengan memegang betina pada posisi yang benar
Keberhasilan proses perkawinan ini tergantung pada keinginan, kesanggupan, pengalaman, dan ketangguhan pejantan menghadapi betina. Proses selanjutnya akan berlangsung dua hari lebih lalu pejantan dan betina bisa dipisahkan.
Sebaiknya proses mating dilakukan tiga kali atau lebih per hari dalam jangka waktu dua hingga tiga hari berturut turut, setelah itu pisahkan pejantan dan betinanya sampai diyakini adanya tanda-tanda kehamilan. Bila proses kehamilan gagal anda tidak perlu sedih dan menyerah. Biasanya betina akan mengalami estrus, heat atau perasaan ingin kawin lagi

cara mengawinkan kucing persia

Awasilah proses perkawinan agar anda yakin apakah berhasil atau tidak. Keberhasilannya biasanya ditandai dengan betina yang berguling-guling dan marah bila didekati oleh pejantannya.
Betina akan berhenti mengeluarkan suara teriakan, berhenti berguling dan merintih kesakitan sebagai tanda kalau ia sudah tidak dalam masa birahi. Ini merupakan tanda awal bahwa proses ovulasi telah terjadi.
Perhatikan juga apakah puting susunya membengkak dan menjadi berwarna merah jambu. Pada beberapa kucing persia, perubahan bisa saja terjadi pada satu bulan pertama atau bahkan pada minggu ke enam.
Kadang-kadang antara hari ke tiga dan empat, betina menunjukkan gejala estrus, heat lagi karena perubahan hormon. Ini juga terjadi pada minggu ke enam dimana dia mulai merasakan gerakan janin di dalam rahimnya. Saat seperti ini, biasanya dia akan mencari tempat bersembunyi untuk melahirkan. Sediakanlah tempat yang tenang dari gangguan kucing lain.
Hitunglah perkiraan masa melahirkannya. 59-68 hari merupakan masa kucing betina biasanya mengalami masa kehamilan. Untuk memudahkan menghitung waktu lahir anda hanya perlu mengingat dan mencatat tanggal atau kapan mereka paling sering kawin. Karena kemungkinan besar saat itulah ovulasi terjadi.
Terakhir, jika kucing sudah pada proses melahirkan dan anda memikirkan untuk re-breeding atau mengawinkan lagi, selalu perhatikan dan jaga kondisi kesehatannya. Sebaiknya jangan tergesa-gesa mengawinkan betina yang sedang dalam masa laktasi atau menyusui dan membesarkan anak-anaknya. Anda bisa mengawinkan kucing anda lagi setelah anaknya disapih sekitar umur tiga bulan.

Saturday, 6 February 2016

Cara Mengawinkan Kucing

Cara Mengawinkan Kucing


Cara mengawinkan kucing – Perkawinan pada kucing biasanya terjadi secara alami dengan sendirinya, tetapi untuk kasus kucing rumahan atau kucing ras seperti anggora dan persia terkadang rewel dalam urusan kawin. Mengawinkan kucing ras akan sulit jika si kucing sendiri tidak menginginkannya, apalagi untuk mengawinkan kucing yang baru kenal atau mengawinkan kucing betina yang galak. Ada tahapan-tahapan agar kucing mau kawin. Dimulai dengan pengenalan, penjodohan dan perkawinan. Mengawinkan kucing akan sangat mudah jika kucing betina memang sudah benar-benar siap kawin. Apalagi jika sang jantan sudah berpengalaman. Untuk itu kuta perlu mengetahui siklus subur kucing kita agar siap untuk kawin.
Siklus birahi pada kucing betina biasanya berlangsung selama 1-6 bulan sekali, setiap kucing berbeda-beda. Lamanya masa birahi berlangsung sekitar 4-10 hari, jadi selama 4-10 hari ini kita jangan sampai melewatkannya. Tandanya kucing betina yang sudah siap kawin atau birahi yaitu kucing sering mengeong lama dan keras (tandanya sedang memenggil pejantan), kucing lebih manja (guling-guling dan nempelin badan), badan kucing lebih berisi, bila dipegang bagian punggungnya maka kucing akan menunggingkan pingulnya.

foto : https://lykasalcatlovers.files.wordpress.com
Bagi jantan sih biasanya siap setiap saat untuk kawin hehehe, asalkan sehat dan sudah matang. Nah bagi cat lovers yang kebingungan untuk mengawinkan kucingnya bisa mencoba cara mengainkan kucing dibawah ini.

Cara mengawinkan kucing

1. Pertama kenalkan dahulu kucing yang akan di kawinkan, ya itung-itung PDKT gitu. Caranya kucing jantan bisa dimasukkan kedalam kandang dan kucing betina di umbar agar melihat sang jantan. Intinya agar mereka saling lihat tetapi tidak dalam satu ruangan. Jika kucing betina mengeong lama (memanggil jantan) tandanya mereka sudah kenal. Proses ini bisa sangat cepat jika betina sudah birahi, tetapi bisa juga memakan waktu 1-2 hari.
2. Jika sudah mengenal segera satukan kucing jantan dan betina dalam satu ruangan, jangan biarkan kucing lainya mengganggu. Dalam proses ini kucing akan menggoda jantan dengan mengguling-gulingkan badannya atau dengan centik mondar mandir. Jantan akan mengejar kucing betina dan mengawininya. Jika kucing galak maka harus sabar, dan biarkan kucing jantan menanganinya hehehe. Kucing akan kawin beberaa kali.
3. Ulangi perkawinan selama tiga hari untuk memastikan kehamilan pada kucing betina.