Saturday, 6 February 2016

Kurap pada Kucing

Penyebab, Gejala & Pengobatan Kurap pada Kucing

kucing kurap
Kurap pada kucing bisa menular kepada manusia. Kurap kucing sebagian besar disebabkan oleh jamur Microsporum canis.
Spesies jamur lain yang menyebabkan kondisi ini adalah Microsporum gypseum atau spesies Trichophyton.
Jamur menyebar dari hewan lain yang terinfeksi atau dari tanah yang terinfeksi saat kucing bermain.
Spora jamur yang menginfeksi tetap bisa aktif hingga 24 bulan. Spora dapat menyebar dari tempat tidur kucing, furnitur, sikat kucing, dll yang telah kontak dengan hewan yang terinfeksi.
Kondisi optimum untuk pertumbuhan jamur adalah lingkungan yang lembab dan hangat.
Sekitar 20% populasi kucing dikenal sebagai pembawa asimtomatik, yaitu artinya mereka membawa jamur namun tanpa mengalami tanda-tanda infeksi.
Kucing berusia di bawah 12 bulan lebih rentan terhadap infeksi, begitu juga dengan kucing yang memiliki bulu panjang serta kucing yang sedang stres.

Gejala

Saat terinfeksi, kucing akan mengalami kerontokan bulu (kebotakan) pada area yang terkena.
Daerah yang terinfeksi umumnya berbentuk lingkaran baik di kepala maupun anggota badan.
Bagian yang terinfeksi mungkin terlihat kemerahan dan gatal. Suatu jenis ketombe yang dikenal sebagai Seborrhea sicca, juga dapat diamati. Selain itu, kulit yang terinfeksi tampak kering dan bersisik.

Pengobatan

Sangat penting untuk mengobati kucing setelah didiagnosis mengalami kurap. Seekor kucing yang sehat akan sembuh dari infeksi dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 bulan.
Namun karena infeksi ini sangat menular, bantuan medis perlu segera diambil. Mengobati kurap pada kucing melibatkan beberapa langkah agar infeksi sembuh sepenuhnya.
Langkah pertama, dokter hewan mungkin akan menyembuhkan kutu dan infeksi tungau Cheyletiella, jika ada. Hal ini karena parasit tersebut dapat menyebabkan kerusakan kulit dan membuat kucing lebih rentan terhadap kurap.
Dokter hewan mungkin meresepkan Itrafungol yang berisi itraconazole atau obat lain untuk mengobati infeksi.
Pengobatan lain yang juga penting adalah melalui terapi topikal yaitu dengan mencuci tubuh kucing menggunakan sampo khusus.
Bulu kucing berambut panjang dianjurkan dipotong terlebih dahulu untuk meningkatkan efektivitas terapi topikal.
Pastikan memandikan kucing setiap 4-6 hari selama sekitar 2 sampai 4 minggu. Jangan khawatir jika bulu berubah menjadi kekuningan. Hal ini wajar karena kapur sulfur yang terkandung dalam sampo anti kurap menyebabkan bulu tampak menguning.

Pencegahan

Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah kurap pada kucing. Selain itu, kebersihan kandang dan lingkungan perlu juga diperhatikan.
Bersihkan karpet menggunakan penyedot debu untuk menghilangkan spora. Anda juga dapat menggunakan pemutih untuk membersihkan lantai, kotak kotoran, kandang dll, setidaknya dua kali seminggu

No comments:

Post a Comment